sudutpandangbekasi.com/ – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi di bawah kepemimpinan Penjabat Wali Kota Tri Adhianto terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membuka peluang kerja ke Jepang dengan program pelatihan khusus untuk warga Bekasi.
Untuk mendukung program ini, Pemkot Bekasi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk membiayai pelatihan calon tenaga kerja, khususnya dalam penguasaan bahasa Jepang, yang menjadi syarat utama bagi tenaga kerja yang ingin bekerja di Negeri Sakura.
“Kami ingin memberikan akses pelatihan yang berkualitas agar warga Bekasi memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di Jepang,” kata Tri Adhianto, Minggu (25/5/2025).
Program pelatihan ini mencakup berbagai materi, mulai dari kursus bahasa Jepang hingga pemahaman budaya kerja di Jepang. Harapannya, peserta tidak hanya mampu secara teknis, tetapi juga memahami etika dan tata cara kerja di negara tujuan.
Tri menegaskan, program ini bukan hanya membuka kesempatan bekerja di luar negeri, tetapi juga meningkatkan daya saing tenaga kerja asal Bekasi agar mampu bersaing di kancah internasional.
Salah satu warga Bekasi, Rifki, menyambut positif program ini. Ia menilai pelatihan yang diberikan akan sangat membantu meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja.
“Ini peluang besar untuk kami yang ingin bekerja di luar negeri. Dengan pelatihan yang disediakan, saya merasa lebih percaya diri untuk bisa memenuhi persyaratan,” ungkapnya.
Pemkot Bekasi membuka pendaftaran program pelatihan ini secara online melalui website resmi Pemkot Bekasi. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Bekasi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bentuk komitmen Pemkot Bekasi untuk memberdayakan warganya dan membuka jalan menuju peluang kerja di kancah internasional,” pungkas Tri Adhianto. (Frisiya/rRed)

