Qudwah Indonesia dan Medics World Wide Tandatangani Kerja Sama Rekonstruksi Gaza: Bangun Kembali RS Abu Yusuf An-Najar

sudutpandangbekasi.com/ – Qudwah Indonesia bersama MEDICS Worldwide menggelar konferensi pers dan penandatanganan MoU terkait inisiatif besar pembangunan kembali Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar di Gaza, yang diselenggarakan di kantor Qudwah Indonesia, pada Rabu (5/2/2025)

Dalam acara ini, Direktur Program MEDICS Worldwide, dr. Zaid Al Qirem menyampaikan bahwa pembangunan RS Abu Yusuf An-Najjar di Gaza sangat mendesak dibutuhkan, karena rumah sakit ini tidak lagi beroperasi akibat serangan Israel yang menghancurkan infrastruktur kesehatan di wilayah tersebut.

Atas dasar tersebut, Qudwah Indonesia berinisiatif dan berkomitmen dalam membangun RS Abu Yusuf An-Najjar, serta menyampaikan bahwa 33 NGO nasional siap untuk berkolaborasi bersama dalam pembangunan RS ini, komitmen NGO ini dibuktikan pada saat acara KolaborasIP International Forum yang telah berlangsung pada 30 Januari lalu.

Direktur Qudwah Indonesia, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa hal ini merupakan bagian dari upaya pemulihan fasilitas kesehatan yang hancur akibat genosida, serta komitmen untuk memberikan layanan medis yang layak bagi masyarakat Palestina.

"34 rumah sakit hancur di Gaza, termasuk RS Abu Yusuf An Najjar. Hal ini merupakan komitmen kami rakyat Indonesia untuk membantu Gaza, semoga tahap demi tahapnya berjalan dengan lancar." ujarnya.

Pada acara tersebut juga berlangsung penandatanganan MoU antara oleh Direktur Qudwah Indonesia dan Direktur MEDICS Worldwide sebagai komitmen dalam pembangunan kembali Rumah Sakit Abu Yusuf An Najjar di Gaza.

Turut hadir pada acara tersebut Asep Didi Kurnia (Chairman of Qudwah Indonesia), Lukman Hakim (President Director of Qudwah Indonesia), Dr. dr. Zaid Al Qirem (Program Director of MEDICS Worldwide), Emad O.N. Juneina Seham (Director of MEDICS Worldwide).

Acara konferensi pers ditutup dengan do'a bersama seraya memohon kemudahan agar program ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *