sudutpandangbekasi.com/ – Dalam apel Senin pagi yang dipimpin oleh Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad, beberapa pencapaian penting disampaikan, termasuk penghargaan untuk Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan atas pencapaian Universal Health Coverage Kategori Madya. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemenang Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat.
Namun, fokus utama dari apel ini adalah evaluasi kinerja OPD di Bekasi. Gani mengungkapkan hasil realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah hingga 8 Agustus 2024. Lima OPD dengan kinerja tertinggi di antaranya adalah Disperkimtan (133,04%), Disnaker (90,88%), RSUDCAM (83,04%), Dinas Kesehatan (70,51%), dan Dinas Lingkungan Hidup (64,82%).
Sebaliknya, lima OPD dengan realisasi terendah yang perlu evaluasi segera adalah:
1. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) (39,26%)
2. Dinas Perhubungan (Dishub) (38,70%)
3. Dinas Penataan Ruang Kota (Distaru) (36,73%)
4. Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) (35,51%)
5. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Capai Pendapatan Terendah (31,16%)
Gani Muhamad menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk meningkatkan sinergi dan komitmen dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Bagi yang hasil realisasinya tertinggi, terus pertahankan dan kembangkan, dan yang masih rendah, agar segera mengevaluasi sistem kerjanya dan terus berupaya serta berinovasi agar segera membaik dan mampu berkontribusi besar bagi peningkatan PAD," tegasnya.
Gani juga mengingatkan pentingnya PAD sebagai modal utama dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bekasi. "Kita harus bekerja dan berupaya bagaimana kita mengisi pembangunan di kota Bekasi ini, kalau tidak ada PAD mustahil kegiatan pembangunan ini bisa dilaksanakan dan bisa terus berkelanjutan, semua demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Bekasi," jelasnya.
Selain itu, dalam upaya meningkatkan PAD, Gani menyoroti pentingnya kepercayaan masyarakat dalam meningkatkan investasi di Bekasi, dengan pelayanan perizinan oleh DPMPTSP yang telah melampaui target. "Kepercayaan masyarakat dianggap kunci penting dalam meningkatkan investasi di Kota Bekasi… birokrasi pun tidak sulit yang penting, terus pertahankan dan terus berikan yang terbaik!" tutup Gani Muhamad.

