sudutpandangbekasi.com/ – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meragukan alasan di balik kebakaran dan ledakan yang terjadi di gudang amunisi milik TNI di wilayah Ciangsana, Kabupaten Bogor pada Sabtu malam lalu.
Hasanuddin mempertanyakan apakah kejadian tersebut benar-benar disebabkan oleh amunisi yang kedaluwarsa, karena menurutnya, secara teori, amunisi yang sudah kedaluwarsa seharusnya tidak memiliki daya ledak yang cukup besar.
Dia juga menyebut bahwa bahkan jika amunisi tidak kedaluwarsa tetapi dibiarkan dalam waktu yang lama, kemungkinan untuk meledaknya juga kecil.
"Bahwa kemungkinan penyebab ledakan bisa disebabkan oleh suhu panas di dalam gudang yang mempengaruhi bahan peledak, mengingat tidak ada aliran listrik di dalamnya,"katanya, Senin (1/4/2024).
Komisi I DPR berencana untuk membahas masalah ini setelah masa reses, termasuk meminta penjelasan dari Panglima TNI mengenai relokasi dan prosedur penyimpanan amunisi.
"Akan dibahas saat rapat dengan Panglima TNI," ujarnya.

