Modus Arisan Bodong, Selebgram Cikarang Diduga Tipu Ratusan Warga Bekasi hingga Rp5 Miliar

sudutpandangbekasi.com/ – Kasus dugaan penipuan berkedok arisan daring dan investasi kembali mencuat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang perempuan bernama Mega Amalia Ramadanti, yang dikenal sebagai selebgram asal Cikarang dan dikenal dengan nama alias Vega, diduga menipu ratusan orang dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp5 miliar.

“Ratusan, mayoritas warga Bekasi, menjadi korban perempuan berinisial Vega. Total kerugian Rp5 miliar lebih. Modusnya rapi, menawarkan arisan dan investasi dengan keuntungan besar,” kata Sakinah Aulia Rahmah (24), salah satu korban, saat ditemui di Cikarang, Jumat (18/4/2025).

Sakinah menceritakan bahwa ia tergiur ikut program arisan daring tersebut karena berjalan lancar selama lima tahun terakhir. Vega dikenal amanah dan selalu membayar tepat waktu kepada peserta yang mendapat giliran.

“Vega selalu amanah selama lima tahun, tidak pernah telat bayar. Kalau yang dapat giliran, langsung dikirim. Dari Rp30 juta bisa jadi Rp50 juta. Makanya saya ikut lagi, karena sebelumnya benar-benar berjalan lancar,” ungkapnya.

Namun, sejak Maret 2025, semuanya berubah. Vega mulai sulit dihubungi dan dana yang seharusnya dibayarkan tak lagi diterima para peserta. Alasan yang disampaikan Vega hanyalah karena libur Lebaran, namun hingga kini uang para korban belum juga dikembalikan.

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi kini tengah menyelidiki kasus ini. Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Mustofa, menyebut bahwa pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah korban.

“Terkait dengan identitas terlapor, informasi sementara menyebut yang bersangkutan adalah seorang selebgram. Namun, kami masih akan mendalami lebih lanjut,” ujar Kombes Mustofa di Mapolres Metro Bekasi.

Ia menjelaskan bahwa banyak orang saat ini aktif di media sosial dan memiliki banyak pengikut, sehingga sering disebut selebgram. Namun, polisi tetap akan memastikan profesi sebenarnya dari Vega sambil memeriksa lebih lanjut para korban.

“Sejak tadi malam sudah ada yang melapor. Hari ini pun pelapor bertambah. Akan tetapi, kalau melihat dari media sosial, banyak yang mengaku sebagai korban,” kata Mustofa.

Polres Metro Bekasi juga membuka ruang bagi masyarakat lainnya yang merasa menjadi korban penipuan oleh Vega untuk segera membuat laporan resmi ke kantor polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *