Ustaz Bachtiar Nasir: Dunia Tidak Boleh Diam, Gerakan Global March Harus Diperluas

sudutpandangbekasi.com/ – Tokoh ulama Indonesia, Ustaz Bachtiar Nasir, mengungkapkan bahwa gagasan Global March to Gaza sebenarnya telah ia rancang sejak akhir 2023, sebagai respons atas serangan besar-besaran Israel ke Gaza pasca 7 Oktober.

“Sebetulnya gerakan Global March ini sudah pernah saya gagas pasca 7 Oktober,” ujar UBN—sapaan akrabnya—dalam wawancara eksklusif, Sabtu (14/6/2025).

Pada Desember 2023, ia memulai inisiasi konvoi kemanusiaan dengan nama Indonesia Peace Convoy, melakukan eksersisi dan konsolidasi di sejumlah kota di Indonesia. Rencana awalnya adalah memberangkatkan konvoi dari Pakistan, Malaysia, dan Turki menuju Gaza.

Namun, langkah tak terduga datang dari kawasan Afrika Utara. “Teman-teman yang paling gerget justru datang dari Tunisia, Aljazair, Libya, dan Maroko. Mereka satu grup dan bergerak bersama karena secara geografis lebih memungkinkan,” ungkap UBN.

Sementara itu, negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Turki menghadapi tantangan logistik, karena perjalanan ke Gaza memerlukan akses laut dan dukungan dari negara—baik melalui kapal militer maupun swasta. “Kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah Indonesia dalam bentuk armada laut yang bisa menyokong perjuangan ini,” ujarnya.

UBN juga menjelaskan bahwa secara internal para ulama telah melakukan konsolidasi. Namun, dukungan dari level negara masih sangat diperlukan agar gerakan ini bisa lebih masif dan terorganisir.

Yang mengejutkan, menurut UBN, adalah cepatnya mobilisasi publik di Afrika Utara. “Saya pikir baru akan pecah pada 7 Oktober 2026. Ternyata lebih cepat. Dunia sekarang mulai mendengar.”

Gerakan ini, lanjut UBN, bukan hanya tentang menembus Gaza, melainkan bentuk perlawanan global terhadap kejahatan kemanusiaan. “Zionis harus dihukum. Netanyahu harus dipenjarakan. Genosida harus dilawan,” tegasnya.

Ustaz Bachtiar Nasir menekankan pentingnya gerakan masyarakat sipil internasional bersatu demi keadilan bagi Palestina. “Dunia tidak boleh diam. Lewat Global March ini, kita bergerak bersama membawa harapan dan kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *