Revitalisasi Kalimalang Mandek, Anggota DPRD Kota Bekasi Agus Rohadi Dorong Masuk RPJMD Provinsi Jabar

sudutpandangbekasi.com/ – Proyek revitalisasi Kalimalang kembali menjadi sorotan setelah dinilai tak menunjukkan progres berarti dan terancam mangkrak. Anggota DPRD Kota Bekasi, Agus Rohadi, mendorong agar proyek tersebut dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur baru, Dedi Mulyadi.

“Kalau ini kewenangan provinsi, ini kan gubernur baru nih. Saya tidak tahu apakah masuk RPJMD-nya provinsi atau tidak. Mudah-mudahan kalau masuk, target pembangunan dari provinsi segera dilakukan,” ujar Agus, Selasa (3/6/2025).

Revitalisasi Kalimalang, terutama di sepanjang Jalan M. Hasibuan, Bekasi Selatan, sempat digagas menjadi ikon wisata air Kota Bekasi dengan mengadopsi konsep mirip Sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan. Gagasan tersebut lahir dari inisiatif mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam rangka mempercantik wajah kota sekaligus mengembangkan sektor pariwisata lokal.

Agus yang juga anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi menilai, apabila proyek ini rampung, dampaknya akan sangat besar bagi ekonomi lokal dan sektor wisata.

“Karena pasti ada tujuan jangka panjang dari revitalisasi Kalimalang ini. Konsep wisata air itu dulunya digadang-gadang bisa jadi daya tarik utama, apalagi dengan air yang cukup bersih dan lokasi yang strategis,” jelasnya.

Sayangnya, proyek tersebut mandek dan belum dilanjutkan, padahal menurut Agus, kondisi Kalimalang dari sisi infrastruktur sudah cukup layak untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

“Kalau melihat dari kondisi Kalimalang saat ini, sudah cukup menunjang. Airnya juga bersih, tinggal kemauan politik dari pemerintah provinsi untuk menjadikannya prioritas,” tambah politisi PAN itu.

Agus berharap Gubernur Dedi Mulyadi dapat memasukkan revitalisasi Kalimalang dalam daftar proyek strategis provinsi, mengingat dampaknya tidak hanya dirasakan oleh warga Bekasi, tetapi juga dapat menjadi penopang ekonomi baru di kawasan metropolitan Jawa Barat.

“Mudah-mudahan ini masuk dalam rencana strategis. Karena proyek ini bukan hanya untuk Bekasi, tapi bisa menopang ekonomi wilayah Jawa Barat secara keseluruhan,” pungkasnya. (ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *