sudutpandangbekasi.com/ – Sejumlah mitra Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang terdiri dari UMKM di berbagai daerah terpaksa mundur dari program tersebut akibat masalah pembayaran yang belum dilakukan oleh BGN (Badan Gizi Negara). Dalam program ini, pembayaran kepada mitra dilakukan dengan sistem reimburse, yang mengharuskan mitra menalangi biaya produksi terlebih dahulu sebelum mendapat penggantian dari negara.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengakui bahwa program MBG menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Puan pun meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar program ini bisa lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita kasih kesempatan kepada pemerintah untuk memperbaiki teknis pelaksanaan di lapangan,” ujar Puan di Senayan, Jakarta.
Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa mulai Februari 2025, pemerintah akan melakukan perubahan pada sistem pembayaran. Jika sebelumnya mitra harus menunggu reimburse dari negara, kini dana akan langsung ditransfer ke rekening mitra sebelum produksi dimulai.
“Kami sedang mengusahakan agar mulai Februari uang negara langsung tersedia di rekening mitra,” kata Dadan.
Perubahan ini diharapkan dapat memperbaiki kelancaran program MBG dan memastikan keberlanjutan kemitraan antara pemerintah dan UMKM.

