sudutpandangbekasi.com/ – Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang dipimpin oleh putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, menghadapi kegagalan dalam kontestasi Pemilu 2024. Meskipun suara PSI sempat mengalami kenaikan drastis, partai ini tetap tidak berhasil memenuhi ambang batas parlemen.
Menurut hasil rekapitulasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), PSI hanya mampu meraih 4.233.264 suara atau 2,88 persen dari total suara. Sayangnya, angka ini tidak mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Dengan demikian, PSI tidak dapat melaju ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Sebelumnya, suara PSI mengalami lonjakan hanya dalam waktu tiga hari berdasarkan hasil hitung suara manual atau real count KPU dari 29 Februari hingga 2 Maret 2024. Dalam rentang waktu tersebut, suara PSI bertambah hingga 230.361 suara per Sabtu, 2 Maret 2024, pukul 15.00 WIB. Namun, meskipun ada peningkatan, suara PSI tetap tidak mencapai ambang batas parlemen.
Selain PSI, beberapa partai lain juga mengalami nasib serupa. Partai Buruh hanya memperoleh 0,67%, Gelora 0,98%, Hanura 0,86%, Garuda 0,43%, dan PBB serta Partai Ummat 0,54% dari total suara.

