sudutpandangbekasi.com/ – Kepedulian terhadap korban bencana alam di Sumatra ditunjukkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bekasi dengan memotong gaji dan tunjangan pimpinan serta seluruh anggotanya. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, yang meminta 1.959 anggota legislatif dan kepala daerah dari PKS di seluruh Indonesia ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut telah dijalankan sepenuhnya oleh Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, termasuk dirinya yang juga terkena pemotongan gaji dan tunjangan.
Menurutnya, keputusan itu bukan hanya bentuk kepatuhan pada arahan partai, tetapi juga sebagai wujud nyata solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini bukan sekadar pemotongan gaji dan tunjangan, tapi bentuk kepedulian. Saat saudara-saudara kita sedang diuji dengan bencana yang dahsyat, kita wajib hadir, baik dengan tenaga, pikiran, maupun harta,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Fendaby menegaskan, bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra merupakan bencana nasional yang dampaknya dirasakan seluruh bangsa. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen, termasuk para wakil rakyat, sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan.
Ia menambahkan, bantuan hasil pemotongan gaji dan tunjangan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi akan disalurkan melalui mekanisme resmi partai agar pendistribusiannya berjalan cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.
Selain dukungan finansial, Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi juga menyatakan kesiapan mengerahkan relawan, bantuan logistik, layanan kesehatan darurat, serta pendampingan psikososial bagi warga terdampak.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah, membenarkan bahwa seluruh anggota fraksi telah mengikuti kebijakan tersebut.
“Sebanyak 11 anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, termasuk saya, telah dilakukan pemotongan gaji dan tunjangan sebagai bentuk solidaritas untuk korban bencana di Sumatra,” tegas Saifuddaulah.

