sudutpandangbekasi.com/ – Universitas Mercu Buana (UMB) melalui Fakultas Ilmu Komputer berkolaborasi dengan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) di Pulau Penang, Malaysia, menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada 3–5 Mei 2025.
Kegiatan ini diisi oleh Yaya Sudarya Triana dan Emil Robert Kaburuan yang menekankan pentingnya kegiatan PkM lintas negara dilakukan secara berkelanjutan. Menurut mereka, antusiasme peserta sangat tinggi, namun keterbatasan sumber daya dosen membuat kegiatan serupa belum bisa digelar secara rutin dalam format offline.
PERMAI sendiri merupakan organisasi non-politik dan non-pemerintah yang berfokus pada bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan. Anggotanya terdiri dari masyarakat Indonesia di Malaysia, mulai dari pekerja, ekspatriat, dosen, guru, mahasiswa, hingga pelajar.
Salah satu fokus utama PERMAI adalah memberikan layanan pendidikan nonformal bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di wilayah Penang. Banyak anak TKI menghadapi kendala administratif, seperti izin tinggal dan belajar, yang menghambat mereka memperoleh pendidikan formal. Sebagai solusi, KBRI Malaysia menghadirkan program Sanggar Bimbingan bagi anak-anak Indonesia yang mengalami kesulitan sekolah akibat masalah dokumen.
Melalui kolaborasi dengan UMB, PERMAI berupaya memperluas akses pendidikan dengan berbagi pengetahuan di bidang e-commerce, fintech, teknologi digital, hingga keterampilan khusus lainnya. Kolaborasi ini diharapkan menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat hubungan sosial budaya antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.
“Sinergi seperti ini sangat penting. Yang kuat bisa membantu yang lemah, dan bersama-sama kita bisa menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar salah satu perwakilan PERMAI.

