sudutpandangbekasi.com/ – Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat judi online berskala internasional yang terafiliasi dengan jaringan asal Cina dan Kamboja. Dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Subdit III Jatanras di wilayah Bogor, Bekasi, dan Tangerang, petugas berhasil mengamankan 22 tersangka yang terlibat dalam pengelolaan situs Tanjung899 dan Akasia899.
“Para tersangka terlibat dengan jaringan internasional China dan Kamboja,” ujar Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, Jumat (18/7/2025).
Modus operandi sindikat ini tergolong canggih. Para pelaku menyebarkan promosi judi online melalui ribuan akun WhatsApp, dengan dukungan lebih dari 2.600 nomor seluler aktif. Komunikasi lintas negara dilakukan menggunakan aplikasi terenkripsi seperti Telegram dan WhatsApp, sementara aliran uang hasil kejahatan dicuci melalui rekening atas nama orang lain (nominee) dan mata uang kripto.
Diperkirakan, sindikat ini mengeruk keuntungan hingga ratusan miliar rupiah per tahun dari aktivitas ilegal tersebut.
Di saat bersamaan, Polda Bali juga mengungkap jaringan terpisah yang berperan dalam pengumpulan data pribadi masyarakat untuk keperluan pembuatan rekening bank fiktif yang digunakan dalam judi online. Jaringan ini dikendalikan oleh seorang tersangka bernama Constantin, yang disebut menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah sebagai sasaran utama.
Kepolisian menyatakan pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama dengan OJK, PPATK, dan Kominfo, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memerangi kejahatan siber, khususnya judi online yang kian meresahkan masyarakat.

