sudutpandangbekasi.com/ – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan rencana stock split dengan rasio 1:4 yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan volume transaksi, likuiditas, dan memperluas akses saham bagi investor ritel, khususnya generasi muda. Dengan menurunkan harga per lembar saham, Indosat berharap lebih banyak masyarakat dapat terlibat dalam pertumbuhan perusahaan melalui kepemilikan saham.
Stock split ini akan diterapkan pada saham Seri B, yang akan mengubah nilai nominal per saham dari Rp100,00 menjadi Rp25,00, sementara nilai saham Seri A tetap sama. Dengan langkah ini, jumlah saham Seri B yang tercatat akan meningkat dari 8 miliar menjadi 32 miliar saham, sehingga meningkatkan aksesibilitas dan likuiditas di pasar modal.
CEO Indosat, Vikram Sinha, menekankan bahwa aksi korporasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pertumbuhan finansial, tetapi juga untuk mendorong inklusi ekonomi yang lebih luas. "Stock split ini menunjukkan komitmen kami dalam menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan meningkatkan keterjangkauan dan likuiditas saham, kami mengajak lebih banyak masyarakat untuk menjadi bagian dari visi Indosat," ungkapnya.
Selain itu, Indosat baru-baru ini mengalami peningkatan outlook dari "Stabil" menjadi "Positif" oleh lembaga pemeringkat internasional Fitch, dan tetap mempertahankan peringkat kredit yang kuat. Perseroan juga masuk dalam Indeks LQ45, menegaskan kinerja keuangan yang solid dan prospek pertumbuhan yang menjanjikan.
Indosat berkomitmen untuk mendorong inklusivitas digital dan ekonomi, serta membuka peluang partisipasi lebih luas bagi investor ritel. "Kami ingin setiap orang mendapatkan manfaat dari ekonomi digital. Aksi korporasi ini menegaskan keyakinan kami akan semakin beragamnya investor, khususnya dari generasi muda," tutup Vikram.

