sudutpandangbekasi.com/ – Jakarta Islamic Centre (JIC) melalui Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menggelar acara silaturahim bersama insan media pada 29 Agustus 2024. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 kantor JIC, Jakarta Utara ini bertujuan untuk memaparkan program-program yang telah dilaksanakan selama semester pertama serta rencana kegiatan hingga akhir tahun 2024.
Kepala Divisi Komunikasi dan Penyiaran PPIJ, Ustadz Muhammad Zain, mengapresiasi peran media dalam mendukung syiar Islam melalui publikasi kegiatan JIC.
"Peran media sangat krusial dalam mensyiarkan program-program keumatan yang telah kami lakukan," ujar Ustadz Muhammad Zain. "Kami sangat menghargai kerja sama yang terjalin selama ini dan berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memajukan umat Islam," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sub Divisi Informasi dan Komunikasi PPIJ, Paimun Abdul Karim, menjelaskan bahwa forum ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan laporan progres enam bulan pertama serta rencana program hingga akhir 2024.
"Pertemuan ini memang untuk menyampaikan dua hal utama, yaitu progres enam bulan pertama PPIJ dan program-program yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun," ujar Paimun. Ia juga menambahkan, "Kami sangat berharap dukungan media untuk terus mempublikasikan program-program kami, baik yang telah berjalan maupun yang akan datang, demi meningkatkan syiar Islam di Jakarta dan sekitarnya."
Beberapa program unggulan yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain adalah kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan dhuafa yang akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2024. "Akan ada 500 orang yang hadir dari lima wilayah, dan kami berharap acara ini dapat memberikan semangat dan kebahagiaan di momen kemerdekaan," jelas Paimun.
Selain itu, PPIJ juga merencanakan Festival Maulid Nusantara yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki pada akhir September 2024.
"Kami semua karyawan ikut berpartisipasi dalam casting untuk bermain peran di acara ini, dan berharap Pj Gubernur Jakarta bisa turut serta," ungkap Paimun.
"Tema Maulid ini bertujuan untuk mengangkat bagaimana Islam pertama kali masuk ke Indonesia, melalui sebuah pagelaran budaya," lanjutnya.
Rina Uswatun Hasanah, Kepala Sub Divisi Pendidikan PPIJ, juga memaparkan mengenai Jakarta Islamic Education Fair yang akan berlangsung pada 2-3 September 2024. "Kami merencanakan Jakarta Islamic Education Fair selama dua hari, dan akan diramaikan dengan berbagai lomba, seperti kontes robotik antar sekolah dan cerdas cermat tingkat SMA. Sudah ada 40 sekolah yang mendaftar," jelas Rina.
Acara silaturahim ini diakhiri dengan peluncuran jurnal "Al Madinah" oleh PPIJ. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi platform komunikasi antara komunitas akademik internasional dan lokal, serta sebagai wadah pengembangan gagasan ilmiah yang berfokus pada pembangunan komunitas Muslim di perkotaan. "Kami berharap, dengan jurnal ini, PPIJ dapat memainkan peran yang lebih besar dalam pengembangan peradaban Islam di Jakarta dan Indonesia," ujar Paimun.
Paimun Abdul Karim menutup pertemuan dengan harapan agar kolaborasi antara PPIJ dan media dapat terus terjalin erat, memberikan manfaat yang luas bagi umat Islam, khususnya di Jakarta. "Kami berharap hubungan baik ini dapat terus membawa kebaikan bagi semua pihak dan memperkuat peran JIC sebagai pusat peradaban Islam di Jakarta," tutupnya.

